Temu Kangen KeAMaT Jakarta: Berbagi Cerita dan Semangat Reuni Perak KeSEMaT
Jakarta – KeAMaT. Di tengah hiruk-pikuk ibu kota, tiga alumni KeSEMaT angkatan XI menggelar pertemuan hangat bertajuk Temu Kangen KeAMaT di Lawless Burgerbar Menteng, Jakarta Pusat. Acara yang berlangsung dengan suasana santai dari pukul 19.00 hingga 21.00 WIB ini menjadi ajang reunian bagi Ganis R. Efendi (KeSEMaT XI), Afriza Aziz (KeSEMaT XI), dan Susi Rusmiati (KeSEMaT XI), setelah beberapa tahun tidak bertemu bersama. Meski terpisah jarak dan kesibukan, semangat kekeluargaan KeSEMaT tetap terasa, membawa mereka kembali untuk berbagi cerita dan kenangan manis masa lalu. (14/10/2025).
Pertemuan ini dimulai dengan pelukan hangat dan tawa riang, seolah waktu tak pernah memisahkan. Ganis, Afriza, dan Susi, yang dulu aktif di kabinet KeSEMaT angkatan XI, langsung terjun ke obrolan ringan sebelum menyentuh topik yang lebih dalam.
“Sudah lama sekali, ya. Terakhir kita kumpul bareng seperti ini,” kata Ganis sambil memesan makanan favoritnya, mengenang masa-masa penuh semangat di Kantor KeSEMaT.
Pusat perbincangan malam itu adalah perjalanan karir masing-masing, yang semuanya telah berkembang pesat sejak lulus. Ganis yang pernah menjabat sebagai Menteri Website dan Internet (MENWEBNET) KeSEMaT, yang kini berkarir di bidang lingkungan, berbagi kisah di dunia konservasi mangrove.
“Dari belajar organisasi kampus, sekarang kita bisa skalakan dampaknya ke level nasional,” ujarnya, sambil menyebut bagaimana KeAMaT kini menjadi wadah kolaborasi alumni yang solid.
Tak kalah mengesankan, Afriza yang pernah menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Publikasi (MENKOMSI) KeSEMaT, yang kini berkarir di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengatakan bahwa bekerja di KKP seperti ekstensi dari semangat KeSEMaT: menjaga mangrove dan ekosistem pesisir, sambil berbagi tips bagaimana pengalaman organisasi di KeSEMaT membantunya dalam manajemen tim di institusi pemerintah.
Sementara itu, Susi, yang pernah menjabat staf ahli Menteri Keuangan (MENKEU) KeSEMaT, yang kini berkarir di salah satu lembaga pendanaan nasional yang dibentuk oleh Kementerian PPN/Bappenas untuk membiayai program-program mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di Indonesia, mengatakan bahwa karirnya sekarang menuntut disiplin tinggi yang dipelajari sewaktu di KeSEMaT dulu sehingga hal ini menjadi pondasi yang kuat sekarang, sambil menyoroti bagaimana latar belakang KeSEMaT membuka pintu kolaborasi lintas sektor.
Obrolan ini tak hanya penuh inspirasi, tapi juga saling memberi tanggapan, saran, dan masukan. Suasana semakin hangat saat mereka saling mengapresiasi perkembangan satu sama lain, membuktikan bahwa jaringan KeAMaT adalah aset tak ternilai.
Tak lengkap rasanya tanpa membahas masa depan. Para trio ini antusias merencanakan Reuni Perak KeSEMaT (REKaT) ke-25, yang sedang disiapkan oleh KeAMaT untuk digelar tahun depan. Mengikuti kesuksesan perayaan Hari Ulang Tahun KeSEMaT ke-24 baru-baru ini, yang menghadirkan Gelar Wicara tentang perintis, penerus, dan pewaris, reuni ini diharapkan menjadi panggung kolaborasi antar-angkatan.
“Kita harus libatkan semua alumni, untuk bikin acara yang memorable,” usul Afriza, yang pernah menjadi MC di ReAAMaT 2021. Ganis menambahkan ide inovasi digital, seperti live streaming, sementara Susi menekankan aspek keberlanjutan anggaran.
“Reuni ini bukan cuma kumpul, tapi momentum untuk wariskan semangat KeSEMaT ke generasi baru,” pesan Susi, yang disambut anggukan setuju.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan janji untuk bertemu lagi. Temu Kangen KeAMaT di Jakarta ini menjadi pengingat bahwa KeAMaT adalah keluarga yang terus tumbuh, di mana karir individu berkembang justru karena ikatan kolektif.
Bagi alumni lain yang ingin ikut merencanakan REKaT atau sekadar bernostalgia, hubungi panitia melalui saluran resmi KeAMaT. (ADM/GRE/AP).