Kerap Gathering, KeAMaT Perkuat Sinergitas 5 in 1 di Lima Jaringan Afiliasi Mangrovenya

Kerap Gathering, KeAMaT Perkuat Sinergitas 5 in 1 di Lima Jaringan Afiliasi Mangrovenya

Kerap Gathering, KeAMaT Perkuat Sinergitas 5 in 1 di Lima Jaringan Afiliasi Mangrovenya

Semarang – KeAMaT. Bertempat di salah satu cafe di Semarang, yaitu Adi’s Culinary, perwakilan lima afiliasi mangrove telah melakukan pertemuan, yaitu KeAMaT, KeMANGI, IKAMaT, KeMANGTEER dan KeSEMaT (2/10/19). Gathering yang dimulai pada pukul 19.30 – 22.30 WIB ini membicarakan mengenai 5 in 1, yaitu konsep sinergitas lima jaringan afiliasi mangrove yang telah terjalin dengan sangat baik.

Arief Marsudi Harjo (KeSEMaT V), selaku perwakilan dari KeMANGI menyampaikan beberapa hal terkait program rehabilitasi mangrove yang akan dikerjakan untuk dikoordinasikan dengan kelima afiliasi.

“Senang sekali, hubungan sinergitas KeAMaT, KeMANGI, IKAMaT, KeMANGTEER dan KeSEMaT sudah berjalan dengan sangat baik,” kata Arief. “Perlu terus dijaga keberlangsungannya, mengingat pekerjaan rehabilitasi mangrove ke depan bersama mitra kerja kita, juga akan semakin intensif,” lanjutnya.

Ganis Riyan Efendi (KeSEMaT XI), selaku perwakilan dari IKAMaT menambahkan bahwa IKAMaT sedang mengerjakan beberapa proyek penelitian mangrove di Jakarta dan Semarang bersama mitra kerjanya.

“Saya berharap, semua afiliasi dapat mendukung dan menyukseskan pekerjaan ini, sehingga kondisi mangrove di Jakarta dan Semarang bisa dipulihkan,” ujarnya.

Senada dengan KeMANGI dan IKAMaT, perwakilan KeMANGTEER, KeAMAT dan KeSEMaT juga menjelaskan mengenai program kerja terdekat mereka di ranah kerja masing-masing.

Mulai dari penyelenggaraan Musyawarah Nasional KeMANGTEER di Jakarta, program riset mangrove KeSEMaT di luar Jawa, hingga konsep Reuni Akbar Alumni KeSEMaT yang akan diadakan oleh KeAMaT, juga menjadi topik pembahasan dalam pertemuan ini.

“Senang memiliki keluarga mangrove seperti ini,” kata Ilham Kuncahyo (KeSEMaT XVIII), selaku perwakilan dari KeSEMaT. “Ibarat kata five in one, masing-masing dari kita memiliki spesialisasi pekerjaan mangrovenya, namun jadi satu kesatuan yang utuh, sangat kuat bersinergi dan terus mendukung satu sama lain,” pungkasnya. (ADM/GRE/ASB).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
1
Salam MANGROVER! Ada yang bisa kami bantu?